Skip to main content

Percaya sepenuhnya atau tidak sama sekali

Ting Tong, pintu kereta terbuka.. Aku turun dari kereta menuju loket penukaran kartu, seorang wanita berbaju biru dan berkacamata mengikutiku ke tempat loket, ketika ingin pergi wanita itu bertanya "San, emang kamu yakin sama keputusan itu? Kamu gaakan lupa kan sama aku?" aku cuma tersenyum, dan aku menjawab pertanyaan itu dengan pertanyaan lain "Emangnya kamu nggak percaya sama aku?" wajahnya tiba-tiba menjadi sedikit murung, dia menjawab "Percaya sih, tapi.." tok tok aku mendengar suara pintu diketuk, dan aku pun terbangun dari tempat tidur.. Oh hanya mimpi, tapi kenapa aku mendapat mimpi seperti itu? Apa karena ada sesuatu yang terjadi? Aku menjadi sedikit khawatir, lalu terdengar suara ummi "San, sholat.. nanti ketinggalan jama'ah di masjid loh." aku pun langsung bergegas ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu. "Ah sudahlah, bismillah aja mudah-mudahan nggak terjadi apa-apa" bisikku dalam hati..

Comments